Profil
UPBU KELAS II DOUW ATURURE - NABIRE

VISI

“Terwujudnya penyelenggaraan jasa kebandarudaraan sesuai dengan standar keselamatan, keamanan dan pelayanan Bandar Udara dalam mewujudkan visi dan misi Direktorat Jenderal Perhubungan Udara yaitu konektivitas Transportasi Udara yang Handal, Berdaya Saing, dan Memberikan Nilai Tambah guna mendukung Visi dan Misi Presiden dan Wakil Presiden.”

MISI

  1. Mewujudkan keselamatan dan keamanan penerbangan di bandar udara;
  2. Meningkatkan sarana dan prasarana bandar udara yang andal dan optimal;
  3. Mewujudkan pelayanan jasa kebandarudaraan yang berkualitas, dengan didukung oleh SDM yang profesional;
  4. Meningkatkan kinerja administrasi dan keuangan yang terukur dan akuntabel.

Sejarah Bandara Nabire

Sejarah operasional udara di Nabire dimulai dari bandara lama di pusat kota yang memiliki keterbatasan lahan dan kapasitas. Seiring meningkatnya peran Nabire sebagai pintu gerbang wilayah adat Meepago, pemerintah membangun bandara baru di Distrik Wanggar sebagai bagian dari Proyek Strategis Nasional. Bandara baru dengan fasilitas modern dan landasan pacu sepanjang 2.500 meter ini akhirnya diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pada November 2023, sekaligus memperkuat posisi Nabire sebagai ibu kota Provinsi Papua Tengah.

Tentang Organisasi

Struktur Oganisasi

Struktur organisasi Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Kelas II Douw Aturure – Nabire  dibentuk untuk mendukung kelancaran operasional bandara serta memastikan pelayanan terbaik bagi masyarakat dan pengguna jasa transportasi udara. Organisasi ini dipimpin oleh: 

Benyamin Noach Apituley, S.E.,M.Pd

Kepala Kantor UPBU Kelas II Douw Aturure - Nabire


Kepala Bandar Udara, yang memiliki tanggung jawab utama dalam perencanaan, pengawasan, serta pengendalian seluruh kegiatan di lingkungan bandara. Dalam menjalankan tugasnya, Kepala Bandara dibantu oleh beberapa unit kerja, yaitu:

Tiurma Nirma Sirait , S.T

Plt Kepala Sub Bagian Tata Usaha


Kasubag TU berperan dalam mengelola aspek administrasi, keuangan, kepegawaian, dan umum. Unit ini menjadi tulang punggung administratif yang memastikan proses manajemen internal berjalan efektif dan sesuai aturan.

Allrido Simanjuntak, S.T

Kasie Teknik Operasi Keselamatan & Pelayanan Darurat


Kepala Seksi TOKPD bertugas memastikan aspek keselamatan, keamanan, serta kelancaran operasional penerbangan di bandara. Tugas ini meliputi pengelolaan fasilitas teknis bandara, pengaturan lalu lintas udara darat, serta koordinasi dengan instansi terkait demi menjamin standar keselamatan penerbangan.

Laila Olivia Wanaha, S.Sos

Kasie Pelayanan & Kerjasama


Kepala Seksi Pelayanan Jasa berfokus pada pelayanan kepada pengguna jasa bandara, baik penumpang maupun maskapai. Fungsi utamanya adalah memastikan kualitas layanan sesuai standar, mulai dari pelayanan terminal penumpang, fasilitas pendukung, hingga kepuasan pengguna jasa secara menyeluruh.

DATA TEKNIS BANDARA

Informasi Umum

SPESIFIKASI TEKNIS
Nama Bandara Douw Aturure Nabire
Lokasi Nabire Barat, Papua Tengah
Pesawat ATR 72-600, DHC-6
Jam Operasional 06.00 – 17.00 WIT
Koordinat 03°23'53" LS  |  135°23'50" BT

Fasilitas Sisi Udara

FASILITAS SISI DARAT
Terminal Penumpang ± 6.320 m²
Terminal Kargo ± 1.375 m²
Kantor Administrasi ± 1.021 m²
Gedung PKP-PK ± 584 m²
Watchroom PKP-PK --
Power House ± 348 m²
Pagar Keamanan 3.320 m

Fasilitas Sisi Darat

FASILITAS SISI DARAT
Terminal Penumpang ± 6.320 m²
Terminal Kargo ± 1.375 m²
Kantor Administrasi ± 1.021 m²
Gedung PKP-PK ± 584 m²
Watchroom PKP-PK --
Power House ± 348 m²
Pagar Keamanan 3.320 m

Fasilitas Peralatan

FASILITAS PERALATAN
Pelayanan PKPPK Kategori V
Foam Tender Tipe IV 2 Unit
Foam Tender Tipe V 1 Unit
Ambulance 2 Unit
Mobil Commando 0 Unit
APAR 6 Kg 8 Unit
APAR 12 Kg 10 Unit
Sirine 2 Unit
Crash Bell 1 Unit
Catu Daya PLN 1,1 MVA
Catu Daya Genset 2 x 400 KVA
Aerodrome Field Lighting (AFL) PAPI (RW 16), Flood Light (5 titik)
Conveyor Kedatangan 2 Unit
AC Freestanding 5 PK 12 Unit
X-Ray Cabin 2 Unit
X-Ray Baggage 1 Unit
X-Ray Cargo 1 Unit
Walkthrough Metal Detector 2 Unit
Hand Held Metal Detector 1 Unit
CCTV Gedung & Outdoor 27 Unit

Maklumat Pelayanan